Selasa, 06 November 2012

KARAKTER ORANG JEPANG



KARAKTER ORANG JEPANG
 
13. Hai manusia, Sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa - bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal.(QS AL Hujurot)
kali ini kita akan curhat tentang saudara tua kita orang Jepang dari jauh, motivasi kerja macam apa yang membuat kebanyakan orang disana sukses.. dibawah ini beberapa kelebihan yang dipunyai rata-rata masyarakat jepang:
1.Kerja Keras
Tentu ini motivasi yang patut kita contoh! Sama seperti kebanyakan orang-orang di Asia Timur. Mereka menjadi pekerja keras dalam hidupnya.
Kata mutiara motivasi : Di dunia ini tidak ada yang namanya kegagalan, yang ada adalah kita kurang bekerja keras.
2.Ulet Pantang Menyerah
Masyarakat jepang untuk ini benar-benar membuktikannya. Dulu mereka setelah porak-poranda akbiat perang dunia ke II. Hanya membutuhkan waktu tidak lama untuk menjadi salah satu pusat ekonomi dunia.
Pesan Motivasi : Menyerahlah jika peluang benar-benar sudah habis. Tapi selagi masih ada satu harapan, Raihlah dengan kerja keras dan anda pasti SUKSES.
3. Menjaga Kehormatan
Jika kamu sering melihat film atau mungkin mengikuti artikel berita di TV, sesekali pasti mendengar istilah Harakiri yaitu bunuh diri dengan menusukkan pedang ke perut. Itu dilakukan oleh masyarakat disana karena mereka tahu malu.
Masih ingat Menteri Kesehatan Jepang yang mengundurkan diri karena melakukan kesalahan. Atau pejabat yang akhirnya bunuh diri karena telah melakukan korupsi. Atau  pelajar yang bunuh diri karena nilainya jelek. Dan menjadikan orang jepang menjadi nomer satu dalam kasus bunuh diri.
Tapi ingat BAIK-BAIK artikel ini tidak memerintahkan anda bunuh diri jika membuat orang lain susah. Pesan Motivasi yang bisa kita raih adalah “Tahu Malulah”, dan kemudian intropeksi diri berbuat lebih baik lagi
4.Rajin Membaca
Membaca seperti menjadi sebuah budaya di Jepang. Bukanlah hal yang aneh melihat orang bejalan sambil membaca.Atau saat anda masuk ke kereta listrik, disana bisa dilihat banyak orang yang membaca.
Banyak-banyaklah membaca artikel,. Karena dengan lebih banyak mengetahui informasi, anda sudah lebih dekat ke tujuan.
5.Super Ketat Menjaga Tradisi Leluhur
Motivasi yang ini patut kita contoh. Mengapa? bayangkan saja dengan kemajuan tekhnologi dan ekonomi. Mereka tetap tidak meninggalkan tradisi. Bahkan pernah ada  berita yang memperlihatkan “Laptop dikasih jampi-jampi supaya tidak terkena masalah”.
saat ini anda sedang kerja atau sedang belajar. Gunakanlah artikel sukses dari orang jepang diatas untuk dijadikan motivasi, karena sukses adalah HAK setiap orang, bagi yang memenuhi syarat untuk mendapatkannya.

Selasa, 30 Oktober 2012

TANGISAN UMAR RA SAAT MELIHAT KESUNGGUHAN SEORANG PENDETA






Dari Abu Imron Al Jauni,Ia berkata ,” Pernah  Umar r.a. berjalan melewati (tempat ibadah) seorang Rahib.lalu beliau berdiri disana. Lalu dipanggillah rahib tersebut oleh orang – orang dan dikatakan kepadanya ,”Ini adalah Amirul Mukminin.”Maka Rahibpun keluar .Ketika Umar melihat keadaan Rahib tersebut,tampak ia seorang yang menanggung kesusahan ,banyak bermujahadah,dan tampak tanda-tanda orang yang zuhud terhadap dunia.Melihat keadaan yang demikian itu, Umar r.a. menangis .Seseorang berkata kepada beliau ,”tidak perlu menangis ,dia hanya seorang Nasrani .”Lalu Umar r.a. berkata ,”Aku sudah tahu ,tetapi aku sangat menyayangkan dirinya ,karena aku teringat firman Alloh Swt
                                                                                                      
Artinya: Bekerja keras lagi kepayahan,memasuki api yang sangat panas.
(Al Ghosiyah 3-4)
Aku sangat menyayangkan usaha susah payahnya, sedangkan ia akan berada dineraka.(Dihadapan Alloh Swt Segala usahanya tidak akan diterima,untuk itu walaupun mereka menanggung kesusahan didunia tetapi pada akhirnya mereka akan masuk neraka juga.Hal inilah yang telah membuatku sedih,didunia bersusah payah,bermujahadah tapi setelah mati akan masuk neraka juga)” (H R Al Baihaqi,Ibnu Mundzir,dan Hakim.Seperti disebutkan didalam Kanzul Ummaal jilid 1 hal : 175)